Kerbau Dilarung ke Laut, Warga Carita Panjatkan Doa bagi Delapan Korban Hilang

Kerbau Dilarung ke Laut, Warga Carita Panjatkan Doa bagi Delapan Korban Hilang

Pandeglang, infoanyer.com — Harapan agar delapan orang yang hilang di perairan Selat Sunda segera ditemukan terus dipanjatkan warga Carita, Kabupaten Pandeglang. Senin (14/9/2026), masyarakat menggelar prosesi larung laut di perairan lepas pantai Carita sebagai bentuk doa dan ikhtiar batin.

Prosesi tersebut dilakukan di atas kapal nelayan yang berlayar menuju laut lepas. Warga membawa seekor kerbau yang telah dibungkus kain kuning untuk dilarungkan ke laut. Rangkaian tradisi itu diiringi doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Siin.

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri atas tiga warga Carita dan lima jurnalis. Tiga warga lokal tersebut yakni Warta (55), yang merupakan kapten kapal, Surakman (60), ABK, serta Heriyanto (49), seorang pemandu wisata.

Sementara itu, lima jurnalis yang belum ditemukan adalah M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudistiro Pranoto atau Yudhis, Firman Daus atau Daus, dan Donald atau Donal, yang berstatus sebagai jurnalis lepas.

Ustaz Siin mengatakan, larung laut digelar sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap keluarga para korban. Selain memohon agar kedelapan orang tersebut segera ditemukan, warga juga mendoakan agar keluarga mereka diberi kekuatan dalam menghadapi musibah.

“Semoga keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran. Kami juga memohon kepada Allah SWT agar mereka segera ditemukan,” ujar Ustaz Siin.

Ia turut menyampaikan harapan agar upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan, relawan, dan masyarakat membuahkan hasil. Menurutnya, kepastian mengenai keberadaan delapan orang tersebut sangat dinantikan oleh keluarga.

Larung laut dikenal sebagai tradisi masyarakat pesisir yang dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus memanjatkan doa keselamatan. Namun, bagi warga Carita, prosesi kali ini memiliki makna khusus karena menjadi simbol dukungan bagi keluarga yang masih menunggu kabar orang-orang tercinta.

Selain mendoakan para korban, warga juga memanjatkan doa untuk seluruh personel Tim SAR Gabungan yang masih berupaya menyisir perairan Selat Sunda.