Tim SAR Hentikan Operasi Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Setelah 10 Hari

Tim SAR Hentikan Operasi Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Setelah 10 Hari

Pandeglang - infoanyer.com - Tim SAR Hentikan Operasi Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Setelah 10 HariUpaya pencarian terhadap delapan orang yang terdiri dari jurnalis dan awak kapal yang dilaporkan hilang di kawasan perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari. Hingga operasi berakhir, Tim SAR gabungan belum memperoleh informasi maupun temuan yang dapat memastikan keberadaan para korban.

Pada hari terakhir pencarian, tim memperluas area penyisiran hingga mencapai sekitar 8.508 mil laut persegi (NM²). Wilayah tersebut dibagi menjadi 10 sektor untuk memaksimalkan proses pencarian di berbagai titik yang dinilai memiliki kemungkinan keberadaan korban.

Sebanyak 24 kapal SAR gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut dengan melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur. Pencarian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari lokasi awal hilangnya kapal hingga sejumlah wilayah perairan yang lebih luas.

Tim juga memperpanjang cakupan operasi ke arah barat Pulau Belimbing hingga mendekati wilayah selatan Pulau Enggano, Bengkulu. Selain penyisiran laut, upaya pencarian turut dilakukan melalui penyebaran informasi kepada kapal-kapal yang melintas agar dapat memberikan laporan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan rombongan tersebut.

Sebelumnya, operasi pencarian telah mendapat tambahan waktu selama tiga hari untuk memberikan kesempatan lebih besar bagi tim menemukan petunjuk baru. Namun hingga batas akhir pelaksanaan operasi, belum ada temuan yang mengarah pada keberadaan kedelapan orang yang hilang.

Basarnas kemudian menyatakan penghentian operasi SAR pada Kamis (17/9/2026). Meski demikian, apabila di kemudian hari muncul informasi baru, laporan masyarakat, atau indikasi keberadaan korban, operasi pencarian dapat kembali dilakukan sesuai kebutuhan.

Berakhirnya operasi hari ke-10 menjadi penutup sementara upaya pencarian di lapangan. Sementara itu, keluarga dan pihak terkait masih menantikan kabar mengenai keberadaan para korban serta berharap adanya perkembangan baru terkait peristiwa tersebut.