Anyer–Cinangka Dipastikan Aman untuk Libur Nataru
infoanyer.com - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga kondusivitas kawasan wisata Anyer–Cinangka. Dalam pertemuan yang digelar Rabu (3/12/2025), Disporapar mengundang BMKG, BPBD, PHRI, hingga Diskominfo sebagai langkah bersama menangkal maraknya informasi palsu terkait bencana.
Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwisatya Prasadya, memastikan bahwa wilayah Anyer dan Cinangka aman serta layak dikunjungi selama periode liburan. Ia menegaskan bahwa BMKG terus memperbarui informasi cuaca, sementara BPBD telah memetakan dan menyiapkan jalur evakuasi jika sewaktu-waktu diperlukan.
“Koordinasi dengan semua pihak sudah kami lakukan. Tujuannya agar wisatawan merasa aman dan nyaman,” ujar Anas.
Anas juga menyoroti kemunculan kembali konten-konten lama berupa gambar atau video bencana yang sering beredar menjelang akhir tahun dan menyesatkan masyarakat. Ia berharap wisatawan tidak langsung percaya dan lebih berhati-hati dalam menyaring informasi di media sosial.
Sementara itu, Trian Asmara Hadi, Kepala Kelompok Kerja Data dan Informasi BMKG Maritim Merak, menjelaskan bahwa Kabupaten Serang saat ini memasuki musim hujan dengan puncak diperkirakan pada Januari hingga Februari. Meski demikian, kondisi cuaca dan gelombang laut disebut masih berada dalam kategori normal.
Menurutnya, potensi bencana seperti banjir, longsor maupun kenaikan gelombang memang mungkin terjadi, namun tidak pada tingkat yang mengkhawatirkan. Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi dan mengutamakan data resmi dari BMKG.
“Kalau ada informasi dari media sosial yang diragukan, silakan dikroscek. Jangan sampai termakan hoaks,” kata Trian.
Dari sisi pelaku usaha wisata, Ketua PHRI Kabupaten Serang, Yurlena Rachman, menyambut baik langkah pemerintah daerah yang merangkul instansi terkait untuk memperkuat informasi publik. Menurutnya, pernyataan resmi pemerintah sangat dibutuhkan agar wisatawan yakin bahwa Anyer siap menerima tamu.
“Kami sangat terbantu dengan adanya koordinasi ini. Setiap tahun kami berharap ada dukungan pemerintah untuk memastikan informasi yang diterima wisatawan tepat dan jelas,” ungkapnya.
Langkah Disporapar ini juga mencakup kesiapan sumber daya manusia di lapangan apabila terjadi kondisi darurat selama periode libur panjang.
Dengan kolaborasi antara Disporapar, BMKG, BPBD, Kominfo, dan pelaku wisata, pemerintah Kabupaten Serang berharap suasana libur Nataru tetap ramai dan wisatawan dapat menikmati Anyer dengan aman.



DNF